Potensi Jeruk di Desa Balansiku

Jpeg

Desa Balansiku ternyata memiliki potensi hasil perkebunan yang sangat banyak. Salah satunya adalah jeruk. Siapa sangka di desa ini anda dapat menikmati segarnya buah jeruk hasil budidaya penduduk Desa Balansiku. Adalah Pak Nurdin sang pemilik kebun jeruk di Desa Balansiku menuturkan, luas areal kebun jeruk miliknya mencapai 3,5 ha. Dengan kebun seluas itu, dia mengaku dapat menghasilkan jeruk sebanyak 80 ton sekali panen. Dengan catatan, tanaman jeruk tersebut harus dirawat dengan maksimal.

Jpeg
Jeruk di Desa Balansiku

Tanaman jeruk di Desa Balansiku mulai dibudidayakan oleh masyarakat pada tahun 2010 atas bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Nunukan. Saat ini di Pulau Sebatik sudah terdapat tiga desa yang memiliki tanaman jeruk yaitu Desa Balansiku, Tanjung Karang, dan ¦ Pak Nurdin memperkirakan untuk seluruh Pulau Sebatik saat ini terdapat lebih kurang 100 ha tanaman jeruk. Ini merupakan potensi yang luar biasa besar.

Jpeg
Pak Nurdin Pemilik Kebun Jeruk

Kendala utama yang dihadapi adalah pemasaran. Saat ini Pak Nurdin sebagai petani jeruk mengaku kesulitan memasarkan hasil buah jeruk miliknya. Pembeli biasanya datang dari Sungai Nyamuk dengan harga per kilogram sebesar Rp 5000. Itu pun belum bisa menampung seluruh hasil panen jeruk miliknya. Harapannya ke depan pasar akan terbuka lebih luas lagi dan ada pelatihan pengolahan jeruk sehingga penghasilan petani jeruk dapat lebih maksimal. Potensi lain adalah wisata agrobisnis yang dapat dikembangkan lebih lanjut. (Tim Survey Potensi Ekonomi Desa Balansiku dan PEBS FEB UI) 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan