Sejarah Desa

Sejarah Desa Balansiku

Pada Tahun 1970 datanglah 7 orang yang berlayar yang di pimpin oleh saudara Kambolong (Bugis Pinrang, Sulawesi) yang berasal dari Bidu-Bidu kabupaten Berau, mendatangi suatu tempat yang mana tempat itu masih Hutan Belukar yang tidak di huni satu orang pun dan pada waktu itu sepakatlah ketujuh orang itu untuk bertempat tinggal dan membuka lahan Pertanian dan Perkebunan, hari demi hari mereka tinggali perkampungan yang tak punya nama, akhirnya ke Tujuh orang yang di pimpin oleh saudara Kambolong memberikan nama BALANSIKU dalam Bahasa Pinrang yang Berarti Sungai Berliku.

Seiring dengan bertambahnya  Penduduk Balansiku akhirnya pada Tahun 1973 Oleh Bapak Sidiek sebagai Kepala Desa Setabu Balansiku menjadi satu RT.

Pada Tahun 1996 adanya Pemekaran Desa di Sebatik maka di karnakan Persyaratan Jumlah Pendudukyang tidak mencukupi Persyaratan Untuk menjadi Desa Pemekaran Tanjung Karang
dari Desa Pancang, maka Dusun Balansiku di Tarik Untuk Mencukupi Persyaratan tersebut hingga keluarlah Balansiku Dari Desa Setabu Menjadi Desa Tanjung Karang, dan di bentuklah Pemerintahan baru di Balansiku, dimana pergantian Dusun Lama Dengan Dusun Baru yang di Kepalai Oleh SIRAJUDDIN, dan Kepala Desa Persiapan Tanjung Karang Bernama DAENG MANGAWING alias (Abd.Gani) dan pada Tahun 1998 Desa Tanjung Karang menjadi Desa Definitif yang di anakkodai oleh Bapak Ir.Sofian sebagai hasil Pemilihan Kades Tanjung Karang dan pada
waktu itu Balansiku statusnya masih Dusun dan terdiri dari 3 RT.

Pada Tahun 2003 di Desa Tanjung Karang telah mengadakan Pemilihan Kades dan pada waktu itu  ARIFUDDIN ABDULLAH telah terpilih menjadi Kepala Desa Tanjung Karang, akhirnya Dusun Balansiku di Kepalai oleh Bapak PESONA, seiring waktu berjalan dari Hari ke hari dari Bulan ke bulan dan bahkan dari Tahun ke Tahun Penduduk Balansiku semakin berkembang, pada Tahun 2006 di adakanlah Pemekaran RT dan Dusun, akhirnya Balansiku menjadi 2 Dusun dan 6 RT, dan pada Tahun 2007 Terjalin Aspirasi di mana Masyrakat Balansiku menginginkan Pemekaran untuk menjadi Desa tersendiri, akhirnya Aspirasi Masyarakat Balansiku mendapat Respon yang Positif dari Pemerintah Kabupaten Nunukan yang di anakkodai Bapak H.ABDUL HAFID AHCMAD.

Dan akhirnya pada tanggal 08 Maret Tahun 2010 Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2010 Balansiku menjadi sebuah Desa dari Hasil Pemekaran Desa Tanjung Karang yang di  Pimpin Oleh Pejabat Sementara Bapak FIRMAN H.LATIF, menjelang 6 Bulan Berjalan di Pimpin oleh Pejabat Sementara sesuai dengan Hasil Rapat Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Balansiku akan mengadakan Pemilihan Desa, akhirnya pada Tanggal 23 Oktober 2010 di adakan Pemilihan Kepala Desa Balansiku di mana pada waktu itu yang terpilih menjadi Kepala Desa Balansiku adalah Bapak H.FIRMAN H.LATIF dan di lantik pada tanggal 01 November 2010.

Pada Tahun 2016 telah diadakan Pemilihan BPD Periode 2016-2022 dan pada waktu itu ISMAIL Terpilih sebagai Ketua BPD, Sekretaris AGUS MARDIANSYAH, Bendahara ARMANSYAH, ANGGOTA SAIMAH dan SAHARUDDIN.

Pada Tahun 2017 di Desa Balansiku telah mengadakan Pemilihan Kades dan pada waktu itu  H.FIRMAN H.LATIF telah terpilih kembali menjadi Kepala Desa Balansiku Periode 2017-2023 , yang sebelumnya Di diutuskan dari Kecamatan untuk Menjabat menjadi Pejabat Kepala Desa Sementara Oleh Bapak Mustopa,S.I.P selama 7 bulan dari November 2016- Mei 2017 yang selanjutnya diganti lagi oleh Bapak Hasanuddin menjabat selama 3 Bulan dari bulan Juni-Oktober 2017 Kepimpinan H.Firman H.Latif dibantu dengan Sekretaris Desa, Perangkat Desa dan 8 Ketua RT serta 5 BPD Desa.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan